Rabu, 03 Oktober 2012

makalah teknologi pendidikan



MAKALAH

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP
TEKNOLOGI PENDIDIKAN

Makalah ini disusun sebagai tugas terstruktur pada mata kuliah Teknolohi Pendidikan Semester 7 B STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung









STAI


Horizontal Scroll: DISUSUN OLEH :
Nama  : Adiyatna
NPM  : 09.13018
Mata kuliah  : Pengertian dan ruang Lingkup 
  Tekhnologi Pendidikan
TA  : 2012/2013
 
































SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI)
LA TANSA MASHIRO RANGKASBITUNG

KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur mari kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, dengan kasih sayang-Nya, telah melimpahkan nikmat tak terhingga yang takkan mungkin dapat dihitung meski seluruh lautan dijadikan tinta untuk menuliskannya. Terlebih atas nikmat terbesar yang telah Dia berikan, yaitu nikmat iman dan Islam.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada revolusioner terbaik sepanjang masa, pencetak sejarah kebenderangan dunia, Nabi Muhammad SAW.
Pada kesempatan ini, saya sangat bersyukur mendapat kesempatan menyusun karya tulis berbentuk makalah yang berjudul “Pengertian dan Ruang Lingkup Tekhnologi Pendidikan”. Makalah ini merupakan tugas pada mata kuliah Teknologi Pendidikan semester 7 B jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) La Latansa Mashiro Rangkasbitung.
Terima kasih terhatur kepada orang tua saya yang tak pernah lelah membimbing saya dengan segenap cinta kasihnya, kepada dosen mata kuliah Teknologi Pendidikan, Bpk.Iwan Falahudin, M.Pd.  yang dengan gigih memotivasi kami untuk terus maju dan berkarya, serta kepada semua pihak yang tentunya begitu banyak membantu hingga terselesaikannya penulisan makalah ini.
Semoga Allah SWT senantiasa memberi jalan kepada kita untuk selalu memperbaiki diri dan memperoleh manfaat dari setiap detik yang berlalu. Amin.
Rangkasbitung, 27 September 2012
Penulis

………………..





DAFTAR ISI

COVER.......................................................................................................................... i
KATA PENGANTAR.................................................................................................  ii
DAFTAR ISI...............................................................................................................  iii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar belakang..................................................................................................  1
B.     Batasan Masalah...............................................................................................  1
C.     TUJUAN PENULISAN MAKALAH
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................  2
A.    PENGERTIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN..............................................  2
1.      Pengertian Teknologi ................................................................................  2
2.      Pengertian Pendidikan ................................................................................ 2
3.      Pengertian teknologi Pendidikan ................................................................ 3
B.  RUANG LINGKUP KAJIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN...... ............. 3
BAB III PENUTUP
A.    KESMPULAH................................................................................................  6
B.     SARAN..........................................................................................................  6
DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................  7








BAB I
PENDAHULUAN



A.    LATAR BELAKANG MASALAH

Teknologi adalah perkembangan alat bantu untuk memudahkan pekerjaan manusia. Teknologi juga sebagai alat untuk pemanfaatan pengetahuan dan ilmu pengetahuan. Teknologi pun memasuki berbagai bidang dalam kehidupan manusia untuk meningkatkan efektifitas suatu produksi ataupun kegiatan untuk penggunanya. Dunia pendidikan pun tidak lupu
t dari integrasi teknologi dalam rangka efektifitas dan efisiensi pembelajaran. Teknologi dalam bidang pendidikan juga harus dapat dikembangkan dengan baik demi terwujudnya kehidupan bangsa yang cerdas yang tertuang dalam UUD 1945.

Bangsa yang cerdas berarti mengarah pada sumber daya manusia yang berkualitas. Sumber daya manusia yang berkualitas berakar pada kualitas pendidikan yang juga berkualitas. Karena hakikatnya untuk mengembangkan diri manusis membutuhkan pendidikan agar dapat menjadi manusia yang berkualitas dan berguna bagi masyarakat bangsa dan negara.

Manusia dapat mengembangkan diri melalui pendidikan karena manusia menyadari hakikat siapa sebenarnya dirinya. Salah satu pengenalan manusia terhadap dirinya sendirian diri √°dalah dengan aspek-aspek berikut:

1.      Kemampuan Menyadari Diri 
2.      Kemampuan Bereksistensi
3.      Kata hati
4.      Moral 
5.      Tanggung Jawab
6.      Rasa Kebebasan 
7.      Kewajiban dan Hak 
8.      Kemampuan Menghayati Kebahagian

Aspek-aspek tersebut dalam rangka meningkatkan pengembangan dirinya dan kualitas hidup manusia jalan utama adalah melalui pendidikan. Dalam, mendidik atau bertugas sebagai pendidik sangat penting mengetahui aspek-aspek hakekat manusia tersebut agar menjadi arah sesungguhnya atau tujuan paling utama meningkatkan kualitas hidup manusia. Pendidikan memiliki konsep dan pengertian yang luas dan batasan-batasan untuk dikaji lebih dalam.Salah satu tugas penting para pendidik adalah mengetahui, memahami dan dapat mengaplikasikan serta menerapkan kajian ilmu tentang konsep pendidikan.

Teknologi merupakan salah satu pemecahan masalah dalam dunia pendidikan, karena dapat menembus batas ruang dan waktu. Integrasinya pun makin kuat pada masa globalisasi teknologi dapat menjadi sarana penyelenggaraan pendidikan di Indonesia yang sangat memiliki berbagai pulau yang berjauhan dan terpisah-pisah serta ragam budaya. Pemecahan masalah tersebut merupakan salah satu kepentingan dari teknologi pendidikan.

Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, tapi dikarenakan kekayaan Indonesia yang memiliki berbagai daerah hal tersebut membuat masih adanya daerah-daerah yang belum tersentuh pendidikan. Sangat diperlukan pembentukan sumber-sumber belajar agar masyarakat Indonesia yang belum terjangkau pendidikan merasakan bagaimana pembelajaran. Disinilah peran penting Teknologi Pendidikan.

B.     BATASAN MASALAH
Dalam pembuatan makalah ini pemakalah merumuskan sebagai berikut :
1.   Apa pengertian tekhnologi
2.   Apa pengertian pendidikan
3.   Apa pengertian teknologi pendidikan 
4.   Bagaimana ruang lingkup teknologi pendidikan
C.    TUJUAN PENULISAN MAKALAH
1.   Dapat mengetahui pengertian teknologi
2.   Dapat mengetahui pengertian pendidikan
3.   Dapat mengetahui pengetrtian teknologi pendidikan
4.   Dapat mengetahui ruang lingkup teknologi pendidikan

B AB II
P E M B A H A S A N


A.    PENGERTIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN

  1. Pengertian Teknologi. 

Terminologi teknologi berasal dari kata “textere” (bahasa Latin) yang artinya “to weave or construct”, menenun atau membangun. Dalam bahasa Yunani teknologi berasal dari kata “Technologia” yang menurut Webster Dictionary berarti systematetic treatment atau penanganan sesuatu secara sistematis. Arti lain dari Teknologi diambil dari kata Techne sebagai dasar yaitu art, skill dan science yang berarti keahlian, keterampilan, dan ilmu. 

Teknologi dapat dijadikan alat untuk pemanfaatan pengetahuan dan ilmu pengetahuan. Salisbury (2002:7) mengungkapkan bahwa teknologi adalah penerapan ilmu atau pengetahuan yang terorganisir secara sistematis untuk penyelesaian tugas-tugas secara praktis. Praktik penggunaan teknologi akan meningkatkan nilai tambah terhadap produk ilmu pengetahuan Teknologi seringkali oleh masyarakat diartikan sebagai alat elektronik atau mesin.

  1. Pengertian Pendidikan

Berikut merupakan pengertian pendidikan menurut ahli pendidikan, peraturan perundang-undangan :

a.       Pendidikan adalah suatu proses untuk memanusiakan manusia sehingga membuat manusia mempunyai kehidupan berbudaya. (Pidarta, 2 : 1997)
b.      Menurut UU No.20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional, Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
c.       Pendidikan menurut Kamus Bahasa Indonesia, 1991:232, berasal dari kata "didik", Lalu kata ini mendapat awalan kata "me" sehingga menjadi "mendidik" artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntutan dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran.
d.      Pendidikan diartikan sebagai kegiatan pewarisan budaya dari satu generasi ke generasi yang lain. Ada tiga bentuk transformasi yaitu nilai-nilai yang masih cocok diteruskan misalnya nilai-nilai kejujuran, rasa tanggung jawab, dan lain-lain.(Lasula & Tirtarahardja, 33: 2005)

  1. Pengertian teknologi Pendidikan
Ada beberapa pengertian mengenai teknologi pendidikan yaitu anata lain :
a.       Merupakan pengembangan, penerapan dan penilaian sistem-sistem, teknik dan alat Bantu untuk memperbaiki dan meningkatkan proses belajar siswa.
b.      Menurut Webster Dictionary mengatakan bahwa teknologi pendidikan yaitu sebagai pegangan atau pelaksanaan pendidikan secara sistematis, menurut system tertentu yang akan dijelaskan kemudian.
c.       Teknologi pendidikan ialah gabungan manusia, peralatan, teknik dan peristiwa yang bertujuan untuk memberi kesan baik kepada pendidikan" (Crowell (1971):Encyclopedia of education) 
d.      Teknologi Pendidikan/pembelajaran menurut Council for educational Technology for the United Kingdiom (CET) : pengembangan, penerapan, dan penilaian sistem-sistem, teknik-teknik dan alat bantu untuk memperbaiki proses belajar manusia


B.     RUANG LINGKUP KAJIAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN
Teknologi Pendidikan dalam keseluruhan kegiatannya bertujuan untuk:

  1. Meningkatkan fungsi dan peran komponen-komponen sistem instruksional seperti guru, pesan, bahan, peralatan, teknik, lingkungan dan sebagainya untuk memecahkan masalah-masalah kependidikan;
  2. meningkatkan fungsi pengembangan instruksional seperti riset teori, desain, produksi, logistik dan sebagainya untuk menganalisis masalah, merancang, melaksanakan dan menilai upaya pemecahan masalah-masalah kependidikan;

  1. meningkatkan fungsi manejemen instruksional, baik manajemen personil maupun manajemen organisasinya untuk mengkoordinasikan salah satu atau beberapa fungsi yang telah disebutkan di atas.

Jika dikaji lebih mendalam mengenai ciri-ciri dan tujuan teknologi pembelajaran di atas, jelaslah bahwa kehadiran teknologi pembelajaran dalam dunia pendidikan adalah karena adanya dorongan-dorongan tertentu.
 
Adapun hal-hal yang mendorong dikembangkannya teknologi pembelajaran adalah sebagai berikut:
  1. Adanya  siswa atau peserta didik yang memerlukan bantuan dalam belajar sesuai dengan kemampuannya, kebutuhannya, kondisinya dan tujuannya
  2. sumber-sumber tradisonal sudah tidak mencukupi lagi kebutuhan pendidikan, oleh karena itu, perlu dikembangkan dan dimanfaatkannya sumber-sumber belajar baru
  3. Adanya komponen-komponen sistem instruksional berupa pesan, orang, bahan, peralatan, teknik dan lingkungan yang perlu didayagunakan agar dapat mencapai tujuan pembelajaran secara efektitif dan efisien
  4. Adanya kegiatan sebagai suatu sistem dalam mengembangkan sumber-sumber belajar sebagai komponen sistem instruksional yang bertolak dari suatu teori tertentu dan hasil penelitian, kemudian dirancang, diproduksi, disajikan, digunakan, dinilai untuk disempurnakan, kemudian disebarkan
  5. Adanya kegiatan belajar yang memanfaatkan sumber belajar sebagai komponen sistem instruksional, serta lembaga atau instansi yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut sehingga perlu dikelola dengan baik agar kegiatan tersebut lebih berdaya guna
Kelima latar belakang tersebut, secara konseptual merupakan gejala bidang garapan teknologi pembelajaran, sekaligus latar belakang diterapkannya konsep teknologi pembelajaran.

Berikut ini akan dikemukakan secara singkat gerakan yang mendasari terwujudnya bidang dan konsep teknologi pembelajaran seperti yang ada sekarang. Pertama adalah lahirnya konsep alat bantu visual (visual aid) dalam pembelajaran. Kedua adalah penggunaan alat bantu visual dalam pembelajaran berkembang dalam audio visual aid. Kemudian yang ketiga adalah dengan dimasukkannya prinsip-prinsip komunikasi dalam pembelajaran, dengan demikian maka tekanan tidak lagi diletakkan pada benda atau bahan pelajaran dalam bentuk audio visual, tetapi dipusatkan kepada keseluruhan proses komunikasi informasi/pesan (massage) dari sumber (source), yaitu guru, kepada penerima (receiver), yaitu siswa. Keempat adalah masuknya ilmu pengetahuan perilaku kepada teknologi pembelajaran. Kelima adalah perkembangan konsep teknologi pembelajaran dari komunikasi audio visual menuju ke pendekatan sistem dalam pembelajaran, dan akhirnya lahirlah konsep teknologi pembelajaran seperti yang ada sekarang

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa teknologi pembelajaran pada pokoknya mempunyai lima jenis kegiatan yaitu:
  1. Menganalisis masalah dan merumuskan masalah
  2. Merancang pemecahan masalah
  3. Mengembangkan pemecahan masalah
  4. uji coba, penilaian dan revisi pemecahan masalah, dan
  5. Penerapan dan pengendalian pemecahan masalah.






BAB III
PENUTUP
  1. KESIMPULAN
  1. teknologi adalah penerapan ilmu atau pengetahuan yang terorganisir secara sistematis untuk penyelesaian tugas-tugas secara praktis. Praktik penggunaan teknologi akan meningkatkan nilai tambah terhadap produk ilmu pengetahuan Teknologi seringkali oleh masyarakat diartikan sebagai alat elektronik atau mesin.
  2. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
  3. Teknologi pendidikan ialah gabungan manusia, peralatan, teknik dan peristiwa yang bertujuan untuk memberi kesan baik kepada pendidikan"
  4. Adapun ruang lingkup kajian teknologi pendidikan ialah
a.       Meningkatkan fungsi dan peran komponen-komponen sistem instruksional
b.      Adanya kegiatan sebagai suatu sistem dalam mengembangkan sumber-sumber belajar sebagai komponen sistem instruksional
c.       Dll

  1. SARAN
Semoga makalah ini bermanfaat bagi penggunanya.








DAFTAR PUSTAKA

Prof. Dr. S. Nasution. MA. Teknologi Pendidikan Penerbit Temmars Bandung tahun 1982
Pidarta, Made. 1997. Landasan Kependidikan. Yakarta: Rineka Cipta

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar